Analisis Teknikal dan Behavioral Finance

March 16, 2009
By

Analisis teknikal berupaya mengeksploitasi pola yang berulang dan dapat diprediksi dari harga sekuritas untuk menghasilkan kinerja yang superior. Analisis teknikal tidak menyangkal adanya nilai dari informasi fundamental, namun mereka percaya bahwa harga hanya sekali-kali bergerak mendekati niali intrinsiknya. Behavioral finance memiliki kekonsistenan dengan analisis teknikal dalam hal efek yang ditimbulkan. (Bodie, Kane, dan Marcus, 2008 : 407)

Grinblatt dan Han (2001) dalam Bodie, Kane, dan Marcus (2008:407) mendokumentasikan salah satu kecenderungan behavioral terbaik, yaitu efek disposisi. Efek disposisi mengacu pada kecenderungan investor untuk terus menahan investasi yang telah mengalami kerugian, yang kemudian dapat menuntun pada momentum di harga sekuritas meskipun jika nilai fundamental mengikuti pola acak. Kenyataan bahwa permintaan investor yang mengalami disposisi terhadap sekuritas tergantung pada harga historis sekuritas berarti bahwa harga dekat dengan nilai fundamentalnya hanya sekali-kali. Ini konsisten dengan motivasi investor melakukan analisis teknikal.

Bias behavioral juga konsisten dengan penggunaan data volume oleh analis teknikal. Salah satu bias behavioral yang penting adalah overconfidence, sebuah kecenderungan sistematis untuk melebih-lebihkan kelebihan diri sendiri. Trader yang mengalami ini akan melakukan transaksi lebih banyak, sehingga menciptakan hubungan antara volume perdagangan dan return pasar. Analisis teknikal kemudian menggunakan data volume dan harga historis untuk mengarahkan strategi perdagangan. Terakhir, analis teknikal percaya bahwa fundamental pasar dapat diganggu oleh faktor behavioral atau irasional, yang kadang disebut variabel sentimen. Fluktuasi harga acak kurang lebih akan ada di setiap tren harga, sehingga menciptakan peluang untuk bereksploitasi. (Bodie, Kane, dan Marcus, 2008 : 407)

Referensi :

Grinblatt, M. and Bing Han (2001), “The Disposition Effect and Momentum,” Working Paper, UCLA.

Bodie, Z., Kane, A., and Marcus, Alan, J. (2008), “Investments,” McGraw-Hill International Edition, Seventh Edition.

Tags: , , , ,

2 Responses to “ Analisis Teknikal dan Behavioral Finance ”

  1. DS on April 13, 2009 at 9:46 am04

    Sekedar berbagi

  2. Seki on August 3, 2009 at 9:46 am08

    wah kebetulan saya lagi nyusun skripsi ttg efek disposisi tuh. sayang sekuritas2 indo pada ga berani kasih data transaksi nasabah neh. apa ada masukkan? trims. nice to see other people who interested in behavioral finance

Leave a Reply